Archive for January, 2008

lupa diri

Tuesday, January 8th, 2008

Zulfikar Noto Busono Rogo, dia adalah pengusaha yang kaya raya. Merupakan 10 pembayar pajak terbesar se-dunia. Seluruh bidang ia kuasai

Properti : Mulai gedung pencakar langit sampe pembuatan WC umum
Agrobis : pertanian, perkebunan, tanaman hias, bunga segar, dll
Migas : semua yang bisa terbakar n mbledak ia mainin bisnisnya
Teknologi : dari sederhana , IT, hingga teknologi nuklir ( beliau kenal ama presiden iran ).
Pendidikan : calo privat, bim-bel, SD & MI Zulfikar, SMP& MTs Zulfikar, SMA / MA Zulfikar, PTS, Ponpes Zulfikar

Dan masih banyak lagi usaha dan bisnis Tuan Zulfikar yang gau mau saya sebutin, soalnya banyak, dan hampir semua ( kecuali bisnis jelek / haram )

Saya sempat pusing mikirin apa yang tuan Zulfikar pikirin.
Bagaimana cara agar perusahaannya ga mundur?
Metode / teknik / strategi menejemen apa yang ia pakai?
Berapa anak buah / karyawan / babu/ staf / jongos yang dia pikir? Gajinya? Kesejahteraannya? Kesejahteraan keluarganya?

Daripada pusing-pusing mikirin itu semua, akhirnya saya ambil asam mefenamat dan saya tinggal tidur. soalnya besuk pagi-pagi berner habis sholat subuh saya kudu ngantar Tuan Zulfikar ke bandara pribadinya.

“Tit.. Tit.. …. Tit .. Tit”. Bunyi SMS masuk di ha-pe saya.
( sebenarnya sih Ha-Pe Tuan Zulfikar yang emang diberikan kepadaku karena tuk mudah ber-komunikasi dg beliau).

MAS TELP DONG tulisan SMS nya.

Busyet deh.. Untung Istriku ga bangun

Saya pun keluar menuju loby rumah saya.
( sebenarnya sih rumah Tuan Zulfikar yang emang diberikan kepadaku karena sebagai fasilitas dari tuan Zulfikar dan kemurahan hati tuan Zulfikar).

Saya telpon no yang sms saya barusan. emang sengaja ga saya simpan di addres book. daripada gempar.
Ketika saya ber-Ha-Pe ria, ternyata Tuan Zulfikar tidak tidur. Bahkan ia sedang ada di deket rumah saya.
Tapi saya hanya cuek, saya terus bermesra-ria di Ha-Pe, soalnya …. Tuan Zulfikar tidak pernah marah tapi dia hanya tersenyum.

“Oke, habis ini aku tranfer ke rekening mu ya say”
“Bisa”
“Kan ada e-banking, so bisa send lewat Ha-Pe gitu loh”
“Jangan boros-boros lah”
“kalo gini terus bisa habis lah”
“Boss!!”
“Ha ha ha …. ”
“iya seh aq lupa say”
“Iya … aq bener boss”

Itulah kata-kata yang keluar dari bibir saya, dan Tuan Zulfikar tetap tersenyum melihatin saya

“Oke deh yanx… besuk aq jemput kamu pake kijang KRISTA saya ya?”
( sebenarnya sih KRISTA Tuan Zulfikar yang emang diberikan kepadaku karena sebagai fasilitas dari tuan Zulfikar dan kemurahan hati tuan Zulfikar).

“Dah…”

Ha-Pe saya pun ku tutup, dan saya bergegas masuk ke dalam rumah. Soalnya hampir 2 jam saya ber-mesra ria . Namun sempat kulirik Tuan Zulfikar, eh ternyata dia masih tetap melihatin saya.
Di dalam kamar pun saya tetap cuek, padahal di rumah saya itu penuh dengan kamera pengintainya Tuan Zulfikar. Seolah- olah ga ada yang terjadi, saya pun menuju ranjang, dan memejamkan mata saya.

Itulah Saya… Si Fulan, Seorang Supir Tuan Zulfikar, atau boleh dibilang jongos nya Tuan Zulfikar.
Gaji, Ha-Pe, Rumah, Mobil, Pulsa, Listrik, Air PDAM, Semua sudah diberikan Tuan Zulfikar.

Itulah Saya… Si Fulan, Seorang yang KADANG - KADANG lupa, kalo’ itu semua punya nya tuan Zulfikar, yang diberikan kepada saya. Agar saya dapat hidup enak, dan nyaman, sehingga saya dapat memberikan konstribusi / pengabdian yang setimpal atau bahkan lebih kepada Tuan Zulfikar.

Itulah Saya… Si Fulan, Seorang yang SERING nge-lupa, kalo’ itu semua punyanya Tuan Zulfikar. Cuek ketika Tuan Zulfikar melihat saya sedang nge-lupa. Tidak ada perasaan takut atau berslah setelah saya nge-lupa. Bahkan ketika mau tidur pun, saya tidak terlebih dahulu meminta maaf kepada tuan Zulfikar. Padahal, bisa saja besok paginya saya tidak bekerja lagi dengan Tuan Zulfikar. (soalnya beliau memecat saya ). Dengan santai saya pejamkan mata dan dalam hati kecil berkata ” MBOH WIS.. GA NGURUS… SESUK YA SESUK…SENG PENTING SAIKI ”

Itulah Saya… Si Fulan, Seorang yang JELAS JELAS lupa, bahwa saya ini tidal punya apa -apa

ALLAH SWT VS TUAN ZULFIKAR
KIRA KIRA KAYA MANA?
KIRA-KIRA FASILITAS / NIKMAT YANG DIBERIKAN BANYAK MANA?
KIRA-KIRA PEMURAH MANA?
BESAR KONSTRIBUSI YANG SAYA BERIKAN?
RASA TRIMA KASIH YANG SAYA BERIKAN?
RASA BERSALAH SAYA?
SESERING APA SAYA MEMINTA MAAF KEPADANYA?

SAYA SI FULAN YANG HANYA BISA MEMBUAT PERTANYAN
SAYA SI FULAN YANG SEBENARNYA SUDAH TAU JAWABANNYA
SAYA SI FULAN YANG BERUSAHA MEMPERBAIKI DIRI